Griffin Hengkang Dari LA Clippers & Pilih Detroit Pistons

Selasa (30/1/2018) pagi WIB, LA Clippers baru saja membuat kabar yang mengejutkan. Ya, karena sang bintang, Blake Griffin, disebut-sebut akan hengkang ke Detroit Pistons. Padahal kontrak baru Griffin baru saja diberikan pada Juni lalu senilai 173 juta dolar untuk waktu 5 tahun. Walaupun sebenarnya, keluarnya Griffin ini sudah dapat ditebak, setelah musim panas lalu Chris Paul pergi.

 

Clippers Kehilangan Banyak Jagoannya

Berdasarkan info Yahoosports, Clippers melakukan trade dan melepas kebanggaannya seperti Griffin, Wille Reed serta Brice Johnson ke Pistons, tapi memperoleh Tobias Harris, Avery Bradley, Boban Marjanovic dan 1 draft Clippers. Perjanjian tersebut sudah pasti menimbulkan pro kontra, karena melakukan pertukaran pemain bintang MGMPoker88 yang mereka punya.

 

Dari sederet pemain yang keluar, kabar kepindahan Griffin yang paling menarik perhatian banyak orang. Karena dia tidak pernah diisukan akan hengkang. Spekulasi mengenai masa depan Griffin hanya muncul di tahun 2016 lalu, saat pebasket ini bertengkar dengan Matias Testi, yang merupakan manajer Clippers, seperti yang dikabarkan USA Today.

 

Kepindahan Griffin sudah pasti menimbulkan rasa kehilangan bagi Clippers. Karena pria kelahiran 6 Maret 1989 itu sudah berada di LA Clippers selama 7 musim. Bahkan di musim ini pun, Griffin menunjukkan prestasinya, karena rata-rata menorehkan 22,6 poin; 7,9 rebound dan 5,4 assist per gim.

 

Namun, di beberapa musim terakhir, kondisi lulusan Universitas Oklahoma ini terganggu, akibat cedera yang dialaminya. Berdasarkan catatan FOX Sports, kurang lebih ada 10 cedera berbeda yang diderita Griffin dan peristiwa pertama terjadi pada bulan Maret 2014 silam.

 

Setelah Griffin memilih pergi, Clippers terhitung telah kehilangan 3 pebasket berprofil tinggi, yaitu Chris Paul, Jamal Crawford serta Griffin. Walaupun terhitung beresiko, disinyalir keputusan ini merupakan bagian dari peremajaan tim.

 

Ternyata, Clippers juga berpotensi kehilangan Big Man jagoan, selain Griffin, seperti DeAndre Jordan. Sebelumnya, Los Angeles Times sudah mengabarkan kalau Jordan dan Clippers belum mencapai sepakat terkait dengan perpanjangan kontrak.

 

Infonya, Jordan telah melakukan negosiasi dan diskusi sebanyak 2 kali di sebuah makan malam bersama Steve Ballmer selaku pemilik Clippers. Bukan tidak mungkin kalau pebasket ini juga akan ditrade oleh timnya itu pada deadline trade tanggal 8 Februari mendatang.

 

Griffin Jadi Angin Segar Bagi Pistons

Kepindahan Griffin diharapkan dapat membawa angin segar, karena musim ini prestasi Pistons ada di bawah standar, hanya dengan rekor 22-26, yang membuatnya duduk di urutan 9 klasemen sementara wilayah timur. Kepiawaian Griffin memang tak perlu diragukan lagi. Dia bahkan sudah berlevel All- star, karena sukses tampil 4 kali disana. Ditambah lagi, usianya sedang berada di titik matang, karena kini masih 28 tahun. Sudah pasti hal itu dapat menjadi modal bagi Pistons.

 

Kedatangan Griffin ke Pistons, menjadikan Pistons percaya diri dan kuat di daerah paint area. Karena selain juara slam dunk contest 2011 itu, ada juga Andre Drummond yang turut memperkuat tim. Namun, masalah yang dikhawatirkan selanjutnya adalah fleksibilatas finansial jangka panjang.

 

Berdasarkan penjelasan Dan Favale dari Bleacher Report, uang yang harus digelontorkan oleh Pistons demi membayar Griffin dan Drummond akan selalu mengalami kenaikan tiap tahunnya. Bahkan pada musim 2020/ 21, dapat menyentuh angka 65,5 juta dolar AS.

 

Tak hanya itu saja, perkiraan kontrak Griffin sendiri di musim 2021/ 22 mencapai 39 juta dolar AS, ketika usianya sudah 32 tahun. Sekarang ini, mungkin Pistons dapat membuat pertahanan dan kekuatan besar serta menjadi salah satu tim yang memiliki frontcourt (pemain menyerang) terbaik di wilayah timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *